Jalanmu Bukan Jalanku

Nit, aku yakin kamu tahu apa yang ada antara kita. Apa yang terjadi dengan kita, ejekan dan guyonan dari teman-teman saksi diantaranya. Aku pikir kau pun tahu mengapa akhir-akhir ini ku semakin dingin denganmu, sapa hangat yang coba kubangun perlahan menghilang.

Jujur, aku benar-benar lelah akhir-akhir ini. Bukan berati aku menyerah kalah, tapi ku sejenak tuk renungi apa yang semestinya, seharusnya dan baiknya tentang kita. Ya kita, bukan yang lain.

Segala apa yang kuanggap bisa tuk dekat denganmu telah kucoba, nyatanya belumlah kulihat sorot mata serta ceria yang kulihat darimu (hanya) untukku. Memang itu bukan parameter sejauh mana seseorang care dengan yang lain, tapi coba rasakan dingin ini. Dingin ini telah isyaratkan semua, mungkin juga baiknya bagaimana.


One thought on “Jalanmu Bukan Jalanku

tinggalkan jejak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s