Dear Kamu

Dear Kamu..

nyengir boleh?😀

Aku jadi ingat tentang sesuatu yang pernah terjadi enam bulan lalu, kamu pasti mengingatnya. Aku yakin kau mengingatnya dengan baik, pasti! Tapi kamu bingung kejadian apa yang kumaksud itu. Kala itu hubungan kita tak begitu baik, bisa dibilang buruk.

Suatu malam menjelang sidang skripsiku (aku membayangkan kau tersenyum kecil karena mulai mengingatnya😀 ), kau mengirimkan pesan singkat kepadaku, memintaku untuk cek DM twitter. Aku begitu penasaran, rasa kantuk ku abaikan. Sempoyongan cari modem untuk online.

Dalam message itu kau meminta untuk membuka postingan yang kau buat. Judulnya mirip dengan judul postingan ini. ‘Untuk Kamu‘. Tulisan itu kau tulis disebuah private blog, kau katakan hanya aku yang tahu link tulisan itu. Ya, karena tulisan itu sekarang menjadi draft. Aku sempat menyimpan tulisanmu itu. Boleh kutuliskan disini isi postinganmu itu? Tidak, tidak sekarang maksudnya😛

Besok adalah (salah satu) hari yang sangat berarti bagimu, ya besok kamu akan menjalani ujian skripsi. Ingin rasanya berada didekatmu besok, menjadi saksi bahkan bagian dari moment pentingmu. Tapi aku masih diluar kota karena pekerjaan, tak yakin bisa mendampingimu. Meski begitu, aku tetap mendoakanmu dari sini. Semoga ujian sidangmu berjalan lancar dan peroleh hasil yang memuaskan. Amin

Goodluck ya sayanggg :*

*peluk jauh*