Aturan dan Ketentuan Pengisian Bilyet Giro Terbaru

Terkait informasi dan ketentuan terbaru dari Bank Indonesia mengenai BG (Bilyet Giro), aturan yang mulai diberlakukan 1 April 2017 ini akan semakin memperketat transaksi yang dilakukan menggunakan bilyet giro.

format-penulisan-pengisian-giro

Syarat formal pengisian/ penulisan bilyet giro.

Dalam peraturan yang baru masa berlaku berubah yang awalnya masa berlaku maksimal 70 hari plus 6 bulan, per 1 April besok masa berlaku giro hanya 70 hari saja. Untuk besaran kliring giro yang awalnya tak terbatas pada peraturan baru dibatasi maksimal Rp. 500juta.

Untuk meminimlasir penyalahgunaan giro, pada peraturan lama nama dan nomer rekening penerima dapat dikosongkan, pada pertaturan yang baru nama dan nomer rekening penerima harus diisi. Dalam pengisian giro tulisannya harus sama, dalam hal ini pemberi giro yang menuliskannya.

Jika sebelumnya tanggal penarikan dan tangal efektif bisa ditulis salah satu, maka pada peraturan baru keduanya harus ditulis (isi).

Selain itu, selama ini yang menyerahkan giro ke teller bisa siapa saja, maka mulai 1 April hanya nasabah pemilik rekening yang bisa menyerahkan. Bagaimana jika diwakilkan atau dilakukan orang lain? maka si pembawa giro harus membawa surat kuasa dari nasabah.

Bagaimana jika nasabah penerima giro atas nama perusahaan dan lokasinya diluar kota (Propinsi)? Terlebih transaksi menggunakan bilyet giro dilakukan secara rutin. Ada baiknya ada suatu format surat kuasa yang bisa digunakan secara kontinyu. Saat tulisan ini dibuat bank-bank besar seperti BCA dan Mandiri belum memutuskan apakah akan ada surat kuasa (template) dari Bank atau masing-masing perusahaan (nasabah) menggunakan template bebas.

Ada plus minus tentang peraturan baru ini, diantaranya: semua kolom isian harus diisi semua oleh pemberi bilyet giro, tulisan harus sama dan nominal yang dibatasi. Itu semua demi kenyamanan dan keamanan transaksi bilyet giro.

Yuk, pahami perubahan kebijakan ini agar terhindar dari penolakan transaksi.

Perubahan Berlaku Saat Ini Mulai Berlaku 1 April 2017
Masa Berlaku 70 hari + 6 Bulan 70 hari (kalender)
Nominal dikliringkan Tidak dibatasi Dibatasi maksimal Rp500 juta
Nama penarik/pemilik rekening giro Tidak wajib diisi Wajib diisi di bawah tandatangan atau diberlakukan pencetakan nama pemilik rekening pad agro (personalisasi)
Tandatangan penarik/pemilik Jika salah boleh dikoreksi Tidak boleh dikoreksi
Tandatangan penarik Tidak ada aturannya Harus tandatangan basah
Penyerahan giro nasabah ke teller Bisa oleh siapa saja Harus nasabah pemegang atau orang lain dengan surat kuasa
Proses pencairan giro Tidak diatur Tidak boleh dipindahtangankan
Koreksi penulisan Tidak dibatasi Maksimal 3 kali koreksi pada setiap field isian bilyet giro
Tanggal penarikan dan efektif Bisa ditulis salah satu Harus ditulis keduanya
Pembatalan bilyet giro Bisa dilakukan Tidak bisa dibatalkan
Format bilyet giro Masih boleh menggunakan format bilyet giro yang lama sampai 31 Desember 2017 Mulai tanggal 1 Januari 2018 wajib menggunakan format baru bilyet giro

Update (3/4):

Surat kuasa setoran giro bank BCA ~> preview

Advertisements

20 thoughts on “Aturan dan Ketentuan Pengisian Bilyet Giro Terbaru

    • elafiq says:

      gak harus punya kok mas, siapa tau besok2 client ngasihnya dalam bentuk giro. hahaha ๐Ÿ˜€
      sebagai penerima juga harus tau ๐Ÿ™‚

  1. Andhika says:

    Admin mau tanya. Apabila pemberi giro memberikan giro dr bulan desember 2016 dengan tanggal jatuh tempo 2 april 2017. Dibagian penerima dikosongkan. Namun, karena ada aturan baru, kami meminta agar kolom nama dan rekening penerima diisi tapi pemberi giro enggan menuliskannya. Apakah ada kebijaksanaan utk permasalahan spt ini. Mhon dijawab. Trims

    • elafiq says:

      Bank-nya apa? Info yang saya dapatkan untuk bank BCA akan diberikan tenggat waktu kurang lebih 1bulan sejak diberlakukannya kebijakan ini. Untuk bank lain mungkin ada ketentuannya sendiri.
      Untuk lebih jelasnya coba Anda segera menghubungi bank tempat biasa proses kliring giro, karena sejak 1 April hingga comment ini ditulis saya belum ke bank ๐Ÿ™‚

    • elafiq says:

      saya biasa kliring giro di bank BCA dan Mandiri. Hingga akhir bulan bank Mandiri belum mengeluarkan format baku surat kuasa kliring giro, untuk bank BCA bisa dilihat dipostingan saya diatas pada bagian ‘update’.
      Untuk bank lain Anda bias menghubungi bank terkait agar memperoleh info yang lebih jelas ๐Ÿ™‚

    • elafiq says:

      Surat kuasa dibuat oleh pemilik rekening penerima dana, dalam hal ini bisa individu atau atas nama perusahaan. Sesuai nama yang tercantum dalam rekening/buku tabungan.

      Jika yang menyerahkan giro ke teller adalah pemilik rekening itu sendiri, tidak perlu surat kuasa.

    • elafiq says:

      nama terang tanda tangan giro (baik pribadi maupun perusahaan) adalah pemilik/penanggung jawab rekening giro.
      jadi nama dibawah tanda tangan adalah nama pemilik rekening giro, ada kalanya harus dibubuhi cap perusahaan. ketentuan cap/ tanda tangan/ nama terang berdasarkan kesepakatan saat awal pembukaan rekening giro.
      saya baru sedikit paham mengerti giro, CMIIW ๐Ÿ˜€
      jika ada kesempatan pergi ke bank, silhakan korek informasi ke mbak-mbak CS hehe.

    • elafiq says:

      maaf mbak saya roaming dengan pertanyaannya, maklum newbie hehehe.
      intinya surat kuasa ini diperlukan ketika yang menyerahkan giro ke teller bukan pemilik rekening penerima ๐Ÿ˜€

  2. Welly fathas says:

    Masie banyak nya teller yang belum mengerti mengenai peraturan ini… tertama bank BNI susah sekali melakukan pencairan… padahal tidak ada masalah dalam giro nya.. malahan pernah saya dibikin pusing … dengan jawaban teller Bahwasanya Yang mencairkan giro harus orang pemilik gironya…. aneh gak tuh…๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    • elafiq says:

      awal-awal diberlakukan kebijakan ini pasti perlu penyesuaian sana-sini ๐Ÿ˜€
      malah di bank biasa saya kliring giro teller-nya udah paham, malah CS-nya mondar-mandir cari info yang fiks ๐Ÿ˜€

  3. Muslifa BunSal Aseani says:

    Wah, keren ni apdet ‘ilmu’nya…
    Tiga tahun lalu masih sering wara-wiri, tapi cuma di form OR alias out remitence.

    Kalo giro, sudah lamaaaaa, selama pendakian terakhir ke Rinjani.
    Eh, masih saja dikit2 nyangkut ke Rinjani..:D

  4. Pedro says:

    Butuh berapa hari proses kliring Giro di proses sd cair jika beda bank..?
    Benarkah penyerahan giro max jam 9:00 pagi stiap harinya..?

    • elafiq says:

      dari pengalaman saya.
      untuk di BCA proses kliring giro beda bank maksimal 3hari.
      penyerahan giro di BCA dan Mandiri selama jam pelayanan. Saya biasa setor diatas jam 12.00 s.d. 14:00 masih bisa ๐Ÿ™‚
      Untuk hari Sabtu hanya cabang tertentu yang buka. Untuk ketentuannya coba tanyakan ke bank dimana Anda biasa melakukan transaksi kliring ๐Ÿ™‚

tinggalkan jejak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s