Apa Itu Reksadana?

Setelah saya mencoba investasi dalam bentuk tabungan emas, dua bulan terkahir ini saya mencoba berinvestasi lewat instrumen yanga bernama reksadana.

Apa itu reksadana?
Reksadana merupakan salah satu produk investasi yang mudah, murah, relatif aman dan dapat memberi keuntungan bagi investor yang memiliki dana terbatas. Reksadana memiliki resiko yang relatif aman karena pada reksadana terdapat diversifikasi investasi, yang artinya investasi dipecah kedalam beberapa instrumen.

Berbagai jenis reksadana
Ada berbagai jenis reksadana pada umumnya, diantaranya reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana pasar uang. Setiap reksadana memiliki fluktuasi peregerakan harga serta resiko yang berbeda-beda. Berikut ulasannya:
1. Reksadana Saham
Reksadana saham adalah reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat ekuitas (saham). Efek saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham dan deviden. Reksadana saham memberikan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar demikian juga dengan risikonnya.
2. Reksadana Campuran
Reksadana campuran adalah reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek hutang yang perbandingannya tidak termasuk dalam kategori reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham. Potensi hasil dan risiko reksadana campuran secara teoretis dapat lebih besar dari reksadana pendapatan tetap namun lebih kecil dari reksadana saham.
3. Reksadana Pendapatan Tetap
Reksadana pendapatan tetap adalah reksadana yang malakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat hutang. Risiko investasi yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang membuat nilai return bagi reksadana jenis ini juga lebih tinggi tetapi tetap lebih rendah daripada reksadana campuran atau saham.
4. Reksadana Pasar Uang
Reksadana pasar uang adalah reksadana yang melakukan investasi 80% pada efek pasar uang yaitu efek hutang yang berjangka kurang dari satu tahun, seperti SBI, deposito. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang memiliki risiko terendah namun juga memberikan return yang terbatas.

Apakah investasi reksadana pasti untung?
Reksadana tidak dapat menjanjikan keuntungan yang didapat nasabah karena setiap investasi pasti memiliki resiko. Nasabah wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi reksadana.
Di dalam Prospektus, calon investor bisa membaca dan menganalisa sejumlah hal penting terkait pengelolaan reksadana, seperti legalitas, pengelola reksadana, kebijakan investasi, biaya dsb

Kelebihan reksadana
– Keuntungan bisa lebih tinggi
Berinvestasi melalui reksadana memiliki keuntungan (return) sekitar 10-20% berbeda dengan deposito yang keuntungannya sudah dipastikan sejak awal dengan suku bunga berkisar 4-6%.
– Jumlah minimum investasi lebih rendah
Deposito mengharuskan nasabah memiliki modal investasi yang cukup besar, umumnya minimal nasabah harus menaruh uang satu atau sepuluh juta, sementara reksadana minimal dana yang dibutuhkan 100ribu. Bahkan jika Anda transaksi di Bukareksa atau Tokopedia bisa mulai berinvestasi dengan nominal Rp. 10ribu.
– Pengambilan dana fleksibel tanpa denda
Deposito tidak dapat diambil sesukanya, ada jangka waktu yang harus dipenuhi dulu sebelum bisa diambil tanpa denda. Denda akan dikenakan jika pengambilan dana dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo.
Semua jenis reksa dana memberikan kesempatan untuk mengambil dana lebih fleksibel. Nasabah bisa mengambil kapan saja tanpa adajangka waktu yang harus dipenuhi terlebih dulu. Waktu pencairan berkisar 7 hari kerja.

Kekurangan reksadana
– Berisiko
saat melakukan investasi reksadana, manajer investasi akan melakukan perputaran uang di dunia pasar uang dan tentunya ada resiko bahwa tempat perputaran itu wanprestasi. Jika hal itu terjadi, maka kamu akan mengalami kerugian.
Namun kerugian itu tidak akan terlalu besar karena sudah dibatasi dengan peraturan untuk hanya menaruh maksial 10% pada setiap jenis pasar uang.
– Nilai return tidak pasti
berbeda dengan deposito yang memiliki nilai return yang jelas, reksadana memberikan nilai return yang fluktuasi sehingga tidak bisa diprediksi berapa keuntungan yang akan didapatkan. Biasanya reksadana memiliki nilai return 10-20%

Reksadana Online
Kini investasi reksadana semakin mudah, tak perlu datang ke kantor Manejer Investasi atau Agen Penjual. Sekarang sudah bisa registrasi online, ada beberapa platform reksadana online yang bisa anda peajari dan pilih diantaranya: Bareksa, Bukareksa dan Reksadana Tokopedia. Install aplikasinya, registrasi, pelajari dan mulailah investasi disana 🙂

tinggalkan jejak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s